Menurut Kantor Berita ABNA, lembaga internasional penegakan hak-hak asasi manusia berkaitan dengan penangkapan dan pemenjaraan beberapa umat Syiah di Pakistan menyampaikan bahwa penangkapan mereka oleh pemerintah Bahrain tanpa alasan yang jelas, merekapun dilarang untuk melakukan hubungan apapun dengan keluarga mereka, merupakan pelanggaran terhadap hak-hak kemanusiaan.
Gusturack salah seorang pengurus dari lembaga ini atas ketidakjelasan pemenjaraan tersebut, mengatakan, “Pemerintah Bahrain sendiri secara resmi mengakui bahwa hak-hak manusia harus dihargai dan dihormati, tidak boleh melakukan penangkapan dan pemenjaraan tanpa alasan yang jelas, namun sebaliknya media pers Bahrain mengabarkan kemarin telah terjadi penangkapan 4 tokoh Syiah dengan alasan keamanan.”
Media Pers Bahrain kemarin mengumumkan, Muhammad Said Ali al Sahlavi, Abdullah Isa Abdullah, Abdul Hadi Abdullah Mahdi dan Ja’far Ahmad Jasim Al Hisabi telah tertangkap. Dan media pers tersebut tidak memberitakan alasan penangkapan keempat tokoh Syiah tersebut.
Dikabarkan, pemerintah Bahrain juga melontarkan tuduhan terhadap keempat tokoh Syiah lainnya bahwa mereka hendak mengacaukan kedaulatan dalam negeri.